Tahap literals(...) hanya dapat digunakan sebagai tahap pertama dalam pipeline (atau
sub-pipeline). Urutan dokumen yang ditampilkan dari literals akan sesuai dengan
urutan saat dokumen tersebut ditentukan.
Meskipun nilai literal adalah yang paling umum digunakan, Anda juga dapat meneruskan
ekspresi yang akan dievaluasi dan ditampilkan. Dengan begitu, Anda dapat menguji
berbagai perilaku kueri/ekspresi tanpa harus membuat beberapa
data pengujian terlebih dahulu.
Misalnya, berikut cara menguji fungsi length(...)
dengan cepat pada beberapa set pengujian konstan:
[[["Mudah dipahami","easyToUnderstand","thumb-up"],["Memecahkan masalah saya","solvedMyProblem","thumb-up"],["Lainnya","otherUp","thumb-up"]],[["Informasi yang saya butuhkan tidak ada","missingTheInformationINeed","thumb-down"],["Terlalu rumit/langkahnya terlalu banyak","tooComplicatedTooManySteps","thumb-down"],["Sudah usang","outOfDate","thumb-down"],["Masalah terjemahan","translationIssue","thumb-down"],["Masalah kode / contoh","samplesCodeIssue","thumb-down"],["Lainnya","otherDown","thumb-down"]],["Terakhir diperbarui pada 2026-03-06 UTC."],[],[]]