Bergabunglah dengan kami secara langsung dan online di Firebase Summit pada 18 Oktober 2022. Pelajari cara Firebase dapat membantu Anda mempercepat pengembangan aplikasi, merilis aplikasi dengan percaya diri, dan menyesuaikan skala dengan mudah. Daftar sekarang

Apa yang bisa dilakukan dengan Remote Config?

Tetap teratur dengan koleksi Simpan dan kategorikan konten berdasarkan preferensi Anda.

Developer aplikasi menggunakan Remote Config dalam berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan unik mereka dan kami menganjurkannya. Untuk memberi Anda gambaran tentang apa saja yang dapat Anda lakukan dengan Remote Config, halaman ini menjelaskan beberapa kasus penggunaan yang sangat relevan dengan developer seluler.

Meluncurkan fitur baru dengan mekanisme peluncuran persentase

Peluncuran fitur baru ke semua pengguna aplikasi terkadang membuat kita merasa waswas karena kita tidak dapat memastikan seberapa baik fitur tersebut akan diterima oleh pengguna. Inilah sebabnya mengapa banyak developer menggunakan Remote Config untuk melakukan peluncuran persentase dan secara perlahan mengekspos pengguna mereka pada fungsionalitas baru.

Untuk melakukan peluncuran persentase pada parameter Remote Config yang ada, tambahkan kondisi baru ke parameter yang berisi kondisi "User in random percentile" dengan % nilai ditetapkan ke 10%:

Gambar animasi bergerak melalui langkah-langkah GUI Firebase console untuk melakukan peluncuran persentase pada parameter yang ada
Menambahkan parameter untuk peluncuran fitur persentase

Setelah itu, ketika parameter new_search_feature diambil dari Remote Config, 10% pengguna yang dipilih secara acak mendapatkan nilai true sedangkan sisanya mendapatkan nilai false.

Setelah puas dengan stabilitas fitur pada 10% dari populasi pengguna, Anda dapat meningkatkannya ke 30%, 50%, dan akhirnya 100% setelah Anda yakin sepenuhnya dengan fitur tersebut.

Menetapkan platform dan banner promo khusus lokalitas untuk aplikasi Anda

Anggaplah Anda berencana mengadakan obral e-commerce dan ingin mengaktifkan halaman pembuka promosi di aplikasi Anda. Selanjutnya, Anda ingin menyesuaikan halaman pembuka ini dengan lokal yang sama dengan yang telah disetel pengguna Anda di perangkat mereka. Anda dapat menentukan parameter promo_splash_graphic dan menetapkan nilainya ke URL statis (dihosting di Firebase Storage atau di tempat lain), kemudian mereferensikannya secara dinamis di aplikasi Anda.

Anda kemudian dapat menetapkan nilai yang berbeda untuk Android dan Apple untuk lokalitas yang paling penting dalam kampanye pemasaran promosi tersebut. Jika perlu memicu promosi pada waktu tertentu, Anda dapat menggunakan kondisi waktu Remote Config.

Gambar animasi bergerak melalui langkah-langkah GUI Firebase console untuk menentukan platform dan banner promo khusus lokal
Menambahkan parameter untuk banner promo yang dilokalkan

Anda juga dapat menggunakan API backend Remote Config untuk mengubah parameter value secara terprogram dan kemudian memicu fungsi dari cron job.

Menguji fungsionalitas baru pada grup pengujian terbatas

Umumnya, untuk menguji fungsionalitas baru dalam grup pengujian terbatas, Anda dapat menggunakan saluran Alfa di Google Play atau Test Flight untuk aplikasi Apple. Alat ini cocok untuk menguji fungsionalitas baru dalam ritme yang sama dengan siklus pengembangan reguler Anda.

Namun, terkadang mungkin ada fitur yang ingin Anda uji lebih cepat dan mudah diaktifkan/dinonaktifkan, terlepas dari waktu rilis berikutnya dalam siklus pengembangan reguler Anda. Untuk kasus semacam ini, Remote Config dapat menjadi solusi yang sangat membantu.

Misalnya Anda ingin menguji grafik baru di antara karyawan di perusahaan Anda. Bagaimana cara melakukan pengujian seperti itu dengan Remote Config?

Ketika pengguna login ke aplikasi Anda, periksa ID email mereka dan siapkan properti pengguna is_mydomain_employee=true yang hanya berlaku ketika email tersebut milik domain Anda. Kemudian, buat kondisi yang melacak properti pengguna itu. Anda dapat menargetkan properti pengguna ini di Remote Config dan mengaktifkan fungsionalitas baru hanya untuk pengguna ini.

Gambar animasi bergerak melalui langkah-langkah GUI Firebase console untuk menguji fungsi baru pada grup pengujian terbatas
Menargetkan grup pengujian dengan kondisi

Menggunakan JSON untuk mengonfigurasi entity yang kompleks di aplikasi atau game Anda

Saat aplikasi Anda semakin kompleks, Anda membutuhkan cara yang lebih baik untuk menyediakan konfigurasi ke aplikasi tersebut. Misalnya, jika ingin mengonfigurasi sistem login baru, Anda dapat membuat satu parameter Remote Config untuk setiap nilai dinamis yang ingin dikontrol. Namun, mengonfigurasi sistem login Anda dengan cara ini merepotkan dan sangat sulit untuk dipahami dan dikelola.

Cara yang lebih baik untuk menyediakan konfigurasi untuk sistem login semacam ini adalah dengan menggunakan JSON dan mengelompokkan semua parameter tersebut ke dalam satu parameter tunggal. Seiring waktu, cara ini membantu memudahkan pengeditan dan pengelolaan parameter login.

Firebase console menyediakan validator JSON dan pretty-printer yang dapat Anda gunakan saat mengedit parameter Remote Config. Saat bekerja di konsol, klik ikon {} untuk membuka editor.

Gambar animasi bergerak melalui langkah-langkah GUI Firebase console untuk mengonfigurasi entity yang kompleks dengan JSON
Menggunakan editor JSON untuk mengelompokkan parameter

Mengirim pesan Slack/Email saat perubahan Remote Config dipublikasikan

Jika Anda adalah bagian dari tim besar yang menggunakan Remote Config, sering kali sulit untuk melacak siapa yang memublikasikan Remote Config di tim Anda dan kapan publikasi dilakukan.

Untuk menyederhanakan alur kerja kolaboratif, Anda dapat memilih untuk menerima peringatan melalui mekanisme favorit Anda (Slack atau Email) secara hampir real time. REST API Remote Config bersama-sama dengan pemicu latar belakang Remote Config di Cloud Functions for Firebase memungkinkan Anda menerapkan pembaruan secara real time.

eBay baru-baru ini menjadikan implementasi mereka bersifat open source terkait penggunaan Cloud Functions dengan Remote Config untuk memublikasikan perbedaan dari template Remote Config sebelumnya vs yang baru ke dalam saluran Slack.