Firebase Crashlytics dan dasbornya di Firebase console memungkinkan Anda menjelajahi dan menganalisis data stabilitas tentang aplikasi Anda. Fitur Crashlytics standar dapat membantu Anda melakukan banyak tugas dan mencapai sasaran yang terkait dengan menjalankan aplikasi Anda.
Namun, seiring aplikasi dan bisnis Anda berkembang dan makin kompleks, Anda mungkin memerlukan jawaban atas berbagai jenis pertanyaan, untuk menganalisis atau menggabungkan data dengan cara yang unik, atau untuk membuat dasbor kustom atau pemberitahuan kustom berdasarkan data Anda.
Untuk membantu Anda melakukan semua ini, Crashlytics menawarkan opsi untuk mengekspor data Anda ke layanan Google Cloud yang canggih: BigQuery dan Cloud Logging. Lihat bagian Apa yang dapat Anda lakukan dengan data yang diekspor? untuk mengetahui daftar yang lebih lengkap terkait kapabilitas layanan ini.
BigQuery: Menganalisis data menggunakan kueri SQL, menggabungkan data dari set data lain, mengekspor data ke penyedia cloud lain, dan membuat visualisasi data serta dasbor kustom (misalnya, menggunakan Looker Studio).
Menyiapkan ekspor ke BigQueryCloud Logging: Membuat metrik berbasis log untuk analisis lanjutan, menyiapkan pemberitahuan lanjutan untuk saluran notifikasi kustom, membuat dasbor dan diagram kustom dengan Cloud Monitoring, dan lainnya.
Menyiapkan ekspor ke Cloud Logging
Halaman ini menjelaskan secara lebih mendetail cara menggunakan data Crashlytics yang diekspor dan (opsional) data sesi Firebase dengan layanan Google Cloud ini.
Data apa yang diekspor ke setiap layanan?
Ekspor berisi data Crashlytics mentah (dan data sesi Firebase yang bersifat opsional) termasuk jenis perangkat, sistem operasi, pengecualian (aplikasi Android) atau error (aplikasi Apple), dan log Crashlytics, serta metadata terkait lainnya.
Data yang diekspor ke setiap layanan sama, tetapi strukturnya berbeda. Untuk BigQuery, data berada dalam tabel (lihat skema set data), dan untuk Cloud Logging, data berada dalam format log (lihat skema log).
Apa yang dapat dilakukan dengan data yang diekspor?
Berikut adalah sorotan tentang hal-hal yang dapat dilakukan saat menggunakan layanan Google Cloud ini dengan data Crashlytics. Dalam dokumentasi Google Cloud, Anda dapat mempelajari semua kapabilitas BigQuery dan Cloud Logging.
Data yang diekspor ke BigQuery
Menganalisis data menggunakan kueri SQL
Anda dapat menjalankan kueri pada data Crashlytics untuk membuat laporan dan ringkasan kustom. Karena jenis laporan kustom tidak tersedia di dasbor Crashlytics Firebase console, laporan ini dapat melengkapi analisis dan pemahaman Anda tentang data error. Kami bahkan menyediakan kumpulan contoh kueri.Menggabungkan data dari set data lain
Misalnya, jika Anda memilih untuk mengekspor data sesi Firebase saat menyiapkan ekspor data Crashlytics, Anda dapat meningkatkan pemahaman tentang pengguna bebas error dan sesi bebas error. Selain itu, Anda dapat mengekspor data dari berbagai produk Firebase (seperti Performance Monitoring) atau dari Google Analytics, lalu menggabungkan dan menganalisis data tersebut di BigQuery dengan data Crashlytics Anda.Membuat tampilan
Dengan menggunakan UI BigQuery, Anda dapat membuat tampilan, yang merupakan tabel virtual yang ditentukan oleh kueri SQL. Untuk mengetahui petunjuk mendetail tentang berbagai jenis tampilan dan cara membuatnya, lihat dokumentasi BigQuery.Membuat visualisasi data dan dasbor kustom
Misalnya, Anda dapat menggunakan template Crashlytics siap pakai untuk membuat dasbor menggunakan Looker Studio.
Data yang diekspor ke Cloud Logging
Membuat metrik berbasis log untuk analisis lanjutan
Ubah entri log Anda menjadi metrik yang dapat melacak perilaku aplikasi tertentu atau tren stabilitas dari waktu ke waktu. Misalnya, Anda dapat membuat metrik untuk menghitung seberapa sering pengecualian non-fatal tertentu terjadi dan memvisualisasikannya bersama metrik performa sistem lainnya.Menyiapkan pemberitahuan lanjutan untuk saluran notifikasi kustom
Selain email pemberitahuan default, Anda dapat menyiapkan kebijakan pemberitahuan kustom di Cloud Monitoring. Picu notifikasi berdasarkan batas atau pola log tertentu, lalu kirimkan notifikasi tersebut ke layanan seperti Slack, Jira, atau PagerDuty.Membuat dasbor dan diagram kustom
Gunakan Cloud Monitoring untuk membuat dasbor yang dipersonalisasi yang menandai metrik paling penting bagi bisnis Anda. Anda dapat memvisualisasikan rasio bebas error, volume sesi, dan jumlah error dalam satu tampilan yang digabungkan dengan data produk Google Cloud lainnya.Menghubungkan error aplikasi dengan log backend
Integrasikan data error sisi klien dengan log sisi server Anda di satu tempat.Menelusuri dan memfilter data error mentah dalam skala besar
Gunakan Logs Explorer untuk menjalankan kueri kompleks menggunakan LQL (Bahasa Kueri Logging). Anda dapat menelusuri pesan log tertentu, kunci kustom, atau breadcrumb di semua pengguna dan versi untuk menemukan masalah langka atau masalah spesifik per perangkat.Merutekan data untuk retensi jangka panjang atau pemrosesan eksternal
Gunakan sink log untuk mengekspor log Crashlytics ke Cloud Storage demi kepatuhan, ke BigQuery untuk analisis skala besar, atau ke Pub/Sub untuk mengalirkan data ke alat pemantauan eksternal Anda sendiri.
Bagaimana menentukan pilihan antara BigQuery dan Cloud Logging?
Secara umum, berikut beberapa perbedaan yang perlu dipertimbangkan saat memilih tempat untuk mengekspor data Anda.
| Data yang diekspor ke BigQuery | Data yang diekspor ke Cloud Logging | |
|---|---|---|
| Peran bisnis yang berlaku | Ideal untuk peran analis data, terutama untuk menggabungkan data dari beberapa set data. | Berguna bagi developer dan SRE untuk menyiapkan dasbor dan pemberitahuan kustom, serta untuk mempermudah koneksi ke data pemantauan sisi server. |
| Opsi untuk menggunakan data dengan produk Google Cloud |
|
|
| Opsi untuk menggabungkan dan mengekspor data lebih lanjut |
|
|
| Harga |
Anda dikenai biaya untuk penyimpanan dan pembuatan kueri. Pelajari lebih lanjut di Mengekspor data Crashlytics ke BigQuery. |
Anda dikenai biaya untuk penyimpanan, tetapi tidak untuk pembuatan kueri. Pelajari lebih lanjut di Mengekspor data Crashlytics ke Cloud Logging. |
Apa langkah selanjutnya?
Menyiapkan ekspor ke BigQuery Menyiapkan ekspor ke Cloud Logging
Setelah menyiapkan ekspor data Crashlytics dan (opsional) data sesi Firebase, Anda dapat mulai menggunakan berbagai fitur layanan Google Cloud:
Untuk data yang diekspor ke BigQuery, tinjau contoh kueri dan pelajari skema set data untuk data yang diekspor.
Untuk data yang diekspor ke Cloud Logging, pelajari hal yang dapat Anda lakukan dengan data yang diekspor, cara memfilter dan menggunakan metrik berbasis log, dan cara menyiapkan pemberitahuan kustom untuk saluran notifikasi kustom.
Buat dasbor kustom menggunakan berbagai layanan Google Cloud. Pelajari opsi yang tersedia melalui BigQuery atau Cloud Logging.