Menggunakan Firebase Remote Config dengan C++

Anda dapat menggunakan Firebase Remote Config untuk menetapkan parameter dalam aplikasi dan mengupdate nilainya di cloud, agar Anda dapat memodifikasi tampilan dan perilaku aplikasi tanpa mendistribusikan update aplikasi.

Library Remote Config digunakan untuk menyimpan parameter value default dalam aplikasi, mengambil parameter value terbaru dari backend Remote Config, dan mengontrol kapan nilai yang diambil akan tersedia untuk aplikasi Anda. Untuk mempelajari lebih lanjut, baca artikel Strategi pemuatan Remote Config.

Menambahkan Firebase ke aplikasi Anda

Sebelum dapat menggunakan Firebase Remote Config, Anda perlu:

  • Mendaftarkan project C++ Anda dan mengonfigurasikannya untuk menggunakan Firebase.

    Jika project C++ Anda telah menggunakan Firebase, berarti project tersebut telah terdaftar dan dikonfigurasikan untuk Firebase.

  • Dalam file build.gradle level project, pastikan Anda memasukkan repositori Maven Google di bagian buildscript dan allprojects.

  • Tambahkan Firebase C++ SDK ke project C++ Anda.

Perlu diperhatikan bahwa penambahan Firebase ke project C++ Anda melibatkan tugas di Firebase console dan di project C++ terbuka (misalnya, Anda mendownload file konfigurasi Firebase dari konsol, lalu memindahkannya ke project C++).

Menambahkan Remote Config ke aplikasi Anda

Android

Setelah Anda menambahkan Firebase ke aplikasi Anda:

  1. Buat Aplikasi Firebase dengan meneruskan Aktivitas dan lingkungan JNI:

    app = ::firebase::App::Create(::firebase::AppOptions(), jni_env, activity);

  2. Lakukan inisialisasi library Remote Config, seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

    ::firebase::remote_config::Initialize(app);

iOS

Setelah Anda menambahkan Firebase ke aplikasi Anda:

  1. Buat Aplikasi Firebase:

    app = ::firebase::App::Create(::firebase::AppOptions());

  2. Lakukan inisialisasi library Remote Config, seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

    ::firebase::remote_config::Initialize(app);

Menetapkan parameter value default dalam aplikasi

Anda bisa menetapkan parameter value default dalam aplikasi pada objek Remote Config agar aplikasi Anda berperilaku seperti yang diharapkan sebelum terhubung ke backend Remote Config, dan agar nilai default tersebut tersedia jika tidak ada nilai yang ditetapkan pada backend.

  1. Tetapkan satu set nama parameter dan parameter value default menggunakan objek std::map<const char*, const char*> atau objek std::map<const char*, firebase::Variant>.
  2. Tambahkan nilai ini ke objek Remote Config menggunakan SetDefaults().

Mendapatkan parameter value yang akan digunakan dalam aplikasi Anda

Sekarang Anda bisa mendapatkan parameter value dari objek Remote Config. Jika Anda menetapkan nilai di backend Remote Config, mengambilnya, lalu mengaktifkannya, nilai tersebut akan tersedia untuk aplikasi Anda. Jika tidak, Anda akan mendapatkan parameter value dalam aplikasi yang terkonfigurasi menggunakan SetDefaults().

Untuk mendapatkan nilai ini, panggil metode yang terdaftar di bawah ini, yang memetakan ke jenis data yang diharapkan oleh aplikasi Anda, dengan kunci parameter sebagai argumen:

Menghubungkan aplikasi di Firebase console

Di Firebase console, tambahkan aplikasi Anda ke project Firebase.

Menetapkan parameter value

  1. Buka project Anda di Firebase console.
  2. Pilih Remote Config dari menu untuk melihat dasbor Remote Config.
  3. Tetapkan parameter dengan nama yang sama dengan parameter yang Anda tetapkan dalam aplikasi. Untuk setiap parameter, Anda dapat menetapkan nilai default (yang pada akhirnya akan mengganti nilai default dalam aplikasi) dan Anda juga dapat menetapkan nilai kondisional. Untuk mempelajari lebih lanjut, baca artikel parameter dan kondisi Remote Config.

Mengambil dan mengaktifkan nilai

  1. Untuk mengambil parameter value dari backend Remote Config, panggil metode Fetch(). Setiap nilai yang Anda tetapkan pada backend akan diambil dan disimpan dalam cache di objek Remote Config.
  2. Agar parameter value yang diambil tersedia untuk aplikasi Anda, panggil metode ActivateFetched().

Karena parameter value yang diupdate ini memengaruhi perilaku dan tampilan aplikasi , Anda harus mengaktifkan nilai yang diambil pada saat yang tepat untuk memastikan pengalaman yang lancar bagi pengguna, misalnya saat pengguna membuka aplikasi Anda.