Menguji Aplikasi Anda dengan Perangkat Virtual Android

Dengan Firebase Test Lab, kini Anda dapat menjalankan pengujian dengan perangkat virtual sebagai bagian dari program beta perangkat virtual terbaru. Perangkat virtual adalah simulasi virtual berakurasi tinggi dari perangkat Android Nexus tertentu. Perangkat ini memiliki ketersediaan tertinggi untuk penjadwalan dan lebih tepat untuk pengembangan harian atau pengujian integrasi yang berkelanjutan.

Mengapa Anda harus menggunakan perangkat virtual?

Perangkat virtual memiliki kelebihan sebagai berikut bila dibandingkan dengan perangkat fisik:

  • Ketersediaan tinggi: Anda dapat menjalankan pengujian dan mendapatkan hasilnya lebih cepat jika menguji dengan perangkat virtual. Karena perangkat virtual dibuat sesuai permintaan, pengujian dapat dimulai nyaris seketika sehingga aplikasi Anda dapat divalidasi dengan cepat. Karena itulah perangkat virtual ideal untuk menguji update kecil pada aplikasi atau untuk pengujian regresi.
  • Durasi uji lebih lama: Durasi pengujian pada perangkat fisik dibatasi selama 30 menit untuk setiap perangkat. Perangkat virtual mendukung durasi uji hingga 60 menit sehingga cocok untuk menjalankan tes yang lebih lama, terutama untuk mengukur performa aplikasi.
  • Hemat biaya: Perangkat virtual dikenakan biaya $1 per jam untuk setiap perangkat virtual yang digunakan untuk menguji aplikasi Anda. Karena biayanya murah, perangkat virtual cocok untuk pengujian sehari-hari yang menggunakan sistem integrasi kontinu, atau sebelum memeriksa kode. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Penagihan Test Lab.

Cara menguji aplikasi dengan perangkat virtual

Anda dapat menguji aplikasi Anda menggunakan perangkat virtual dengan cara yang sama seperti mengujinya dengan perangkat fisik. Cukup pilih perangkat virtual saat Anda memilih dimensi uji untuk mengonfigurasi matriks uji.

Praktik terbaik untuk menguji aplikasi Anda

Perangkat virtual meningkatkan rentang pilihan Anda saat menguji aplikasi dengan Test Lab. Kami merekomendasikan pendekatan berikut untuk menguji aplikasi Anda selama siklus pengembangan aplikasi:

  • Di Android Studio: Saat mengembangkan aplikasi, gunakan emulator Android Studio atau perangkat fisik yang terpasang untuk memeriksa masing-masing build untuk validasi awal. Jika memiliki uji instrumentasi, Anda juga dapat menjalankan uji ini dari Android Studio pada perangkat fisik atau virtual yang disediakan oleh Test Lab.
  • Menggunakan Test Lab dengan perangkat virtual DPI medium (MDPI) generik beresolusi rendah: Anda dapat menjalankan uji Robo dan uji instrumentasi di aplikasi dengan lebih cepat, jika menggunakan perangkat virtual ponsel MDPI generik beresolusi rendah dari Test Lab dibandingkan dengan perangkat virtual lainnya. Perangkat virtual MDPI tersedia pada API tingkat 23 dan lebih tinggi. Untuk menggunakan perangkat ini dari antarmuka command-line gcloud, gunakan ID model NexusLowRes.
  • Menggunakan sistem Continuous Integration (CI) pada setiap perubahan kode saat mengerjakan project bersama: Jika Anda mengerjakan project berskala besar atau berkontribusi dalam project yang dibagikan menggunakan GitHub atau situs serupa, sebaiknya gunakan sistem Continuous Integration (CI) dan uji aplikasi pada perangkat virtual setiap kali sistem CI tersebut berjalan, atau sebelum setiap permintaan pull. Untuk mempelajari lebih lanjut penggunaan Test Lab dengan sistem CI, baca bagian Menggunakan Test Lab for Android dengan Sistem Continuous Integration.
  • Sebelum merilis update aplikasi yang signifikan: Sebaiknya gunakan Test Lab untuk menguji aplikasi Anda di perangkat fisik sebelum Anda merilis update aplikasi dengan perubahan UI dan fungsionalitas yang signifikan. Cara ini akan membantu memastikan bahwa aplikasi Anda berjalan dengan baik di berbagai perangkat fisik populer, dan juga menjamin cakupan uji untuk semua fungsionalitas aplikasi yang mengandalkan fitur perangkat fisik yang tidak disimulasikan oleh perangkat virtual. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang fitur ini, lihat Keterbatasan yang Telah Diketahui.

Keterbatasan yang telah diketahui

Beberapa fitur perangkat fisik saat ini belum disimulasikan oleh perangkat virtual atau disimulasikan dengan beberapa keterbatasan. Tabel berikut merangkum fitur-fitur yang saat ini belum tersedia pada perangkat virtual atau tersedia dengan keterbatasan tertentu:

Fitur Detail
Application Binary Interfaces (ABI) Non-x86 Perangkat virtual hanya mendukung ABI x86. Jika Anda melakukan pengembangan dengan Android NDK, pastikan Anda membuat kode untuk set instruksi x86. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Manajemen ABI</a>

Catatan: Jika beberapa pengujian dalam matriks uji Anda bertanda Tidak valid, ini bisa jadi karena aplikasi Anda bergantung pada kode ARM asli.
Encoding dan decoding video Saat ini, hanya decoding video H264 yang didukung pada perangkat virtual. Encoding video tidak didukung

Catatan: Video pengujian perangkat virtual saat ini berjalan pada 1 frame per detik, membuatnya kurang mulus dibandingkan video tes perangkat fisik.
OpenGL ES 3.x OpenGL ES 3.x dan library grafis yang lebih tinggi tidak tersedia pada perangkat virtual.
Camera HAL v3 Untuk mempelajari Android Camera HAL v3.0 lebih lanjut, baca ringkasan Camera HAL v3.

Kirim masukan tentang...

Butuh bantuan? Kunjungi halaman dukungan kami.