Google berkomitmen untuk mendorong terwujudnya keadilan ras bagi komunitas Kulit Hitam. Lihat caranya.

Memulai Firebase Realtime Database untuk Unity

Firebase Realtime Database menyimpan dan menyinkronkan data dengan database cloud NoSQL kami. Data disinkronkan pada semua klien secara realtime dan tetap tersedia meski aplikasi Anda offline.

Sebelum memulai

Sebelum dapat menggunakan Realtime Database, Anda perlu:

  • Mendaftarkan project Unity Anda dan mengonfigurasikannya untuk menggunakan Firebase.

    • Jika project Unity Anda telah menggunakan Firebase, berarti project tersebut telah terdaftar dan dikonfigurasikan untuk Firebase.

    • Jika belum memiliki project Unity, Anda dapat mendownload aplikasi contoh.

  • Menambahkan Firebase Unity SDK (khususnya, FirebaseDatabase.unitypackage) ke project Unity Anda.

Perlu diperhatikan bahwa menambahkan Firebase ke project Unity Anda melibatkan tugas di Firebase console dan di project Unity yang terbuka (misalnya, Anda mendownload file konfigurasi Firebase dari konsol, lalu memindahkannya ke project Unity).

Membuat Database

  1. Buka bagian Realtime Database di Firebase console. Anda akan diminta untuk memilih project Firebase yang ada. Ikuti alur kerja pembuatan database.

  2. Pilih mode awal untuk Aturan Keamanan Firebase Anda:

    Mode uji

    Cocok untuk memulai dengan library klien seluler dan web, tetapi memungkinkan siapa pun untuk membaca dan menimpa data Anda. Setelah melakukan pengujian, pastikan untuk meninjau bagian Memahami Aturan Firebase Realtime Database.

    Untuk memulai dengan web, iOS, atau Android SDK, pilih mode uji.

    Mode terkunci

    Menolak semua pembacaan dan penulisan dari klien seluler dan web. Server aplikasi terautentikasi masih dapat mengakses database Anda.

  3. Pilih region untuk database. Bergantung pada pilihan region, namespace database akan dalam format <databaseName>.firebaseio.com atau <databaseName>.<region>.firebasedatabase.app. Untuk informasi selengkapnya, lihat memilih lokasi untuk project Anda.

  4. Klik Selesai.

Saat Anda mengaktifkan Realtime Database, API di Pengelola Cloud API juga akan aktif.

Menyiapkan akses publik

Realtime Database menyediakan bahasa aturan deklaratif, sehingga Anda dapat menentukan cara data disusun, diindeks, serta kapan data tersebut dapat dibaca dan ditulisi.

Langkah Berikutnya